Daftar Film Korea dengan Jumlah Penonton Terendah

Twisted Daddy
image source: HanCinema
Meski industri film Korea sedang berkembang dan selalu masuk dalam jajaran box office, ternyata ada beberapa film yang bahkan tak berhasil menjual 1000 tiket di bioskop, lho. Alasannya tak lain dan tak bukan karena buruknya marketing yang dilakukan atau karena filmnya bisa dengan mudah ditemukan di situs streaming ilegal yang bisa dinikmati siapa saja. Berbekal paket internet cepat dan murah, siapa pun bisa menonton film yang masih tayang di bioskop, sehingga menyebabkan rendahnya jumlah penjualan tiket. Ini dia daftar film dengan jumlah penonton terendah:

Way to Go, Rose

Way to Go, Rose merupakan sebuah film yang rilis pada Februari 2016 lalu. Meskipun belum lama tayang, ternyata film ini hanya menjual tiket sebanyak 881 saja. Padahal, film ini masuk dalam feature film di 2006 Korean Film Festival di Paris. Namun demikian, buruknya marketing pada film ini menjadi penyebab mengapa penjualan tiketnya rendah di bioskop Korea.

Silk Shoes

Silk Shoes rilis pada tahun 2005 dan hanya menjual tiket sebanyak 759 saja. Film ini masuk ke dalam genre light-comedy yang banyak disukai oleh penonton namun demikian, fakta yang berbicara di lapangan tidak demikian. Terbukti dari sedikitnya jumlah tiket yang terjual saat penayangannya.

Brainwave

Brainwave yang dirilis pada Agustus 2006 merupakan film yang mengangkat tema sci-fi. Tema ini masih jarang diangkat oleh dunia entertainment Korea, namun demikian public tampaknya tidak begitu terkesan dengan penayangan film ini. Brainwave masuk ke dalam jajaran flopped movie dengan 502 penonton saja.

The Bad Utterances

Keterlibatan aktor ternama dalam sebuah film juga tidak menjamin suksesnya film tersebut. Contohnya adalah The Bad Utterances, film yang melibatkan aktor ternama An Seong Ki sebagai naratornya. Hanya saja, film yang dirilis bulan Juni 2006 ini tak berhasil menjaring banyak penonton. Hanya 255 tiket terjual saat penayangannya.Blue Sky

Blue Sky

merupakan film sejarah yang bercerita tentang seorang pilot Korea yang berjuang untuk kemerdekaan Korea pada saat penjajahan Jepang. Namun demikian, meski kisah yang diangkat sangat patriotik, film ini hanya berhasil menarik 25 penonton saja. Sungguh sangat disayangkan.

Twisted Daddy

Kisah dalam film Twisted Daddy berpusat pada perjuangan seorang ayah untuk men-support putranya yang sekolah di Fakultas Hukum. Film ini dirilis pada Oktober 2013 lalu. Jika dilihat dari plot-nya, tampaknya film ini cukup menarik untuk ditonton. Sayangnya, terhitung hanya enam orang yang menonton film ini.

My Sister

My Sister bercerita tentang tentang pencarian seorang adik terhadap kakaknya. Hanya saja, ketika sang adik hampir bertemu dengan kakaknya, ia menemukan tubuh kakaknya sudah dikelilingi orang dan polisi. Ia tidak bisa menerima penjelasan polisi bahwa kakaknya bunuh diri. Bersama dengan detektif, sang adik mencari tahu tentang sang kakak dan terkejut dengan fakta mengerikan tentang kakaknya. Film ini tayang bulan Desember 2014 dan sedihnya hanya 2 orang yang menontonnya di bioskop.

The Outsider: Mean Streets

The Outsider: Mean Streets merupakan film dengan jumlah penonton terendah di dalam daftar ini. Pasalnya, film yang tayang bulan Juni 2015 lalu ini hanya menjual satu tiket. Itu artinya, hanya ada satu orang yang menonton film ini saat penayangannya.
Sungguh menyedihkan sekali ya, mengingat tim produksi dan pemeran dari film-film ini sudah bekerja keras untuk menghadirkan sesuatu yang layak tonton namun penerimaan masyarakat kurang baik.

0 komentar :

Posting Komentar

 

Artikel Informasi Baru Copyright © 2011-2012 | Powered by Blogger